Kesalahan yang sering dilakukan pengguna AutoCAD

Post ini dibuat bukan untuk menyalahkan User AutoCAD yang melakukan kesalahan berulang dan hampir sama setiap kalinya. tapi post ini dibuat untuk kita untuk sama sama memperbaiki kualitas kita sebagai User AutoCAD agar dapat menghasilkan gambar yang berkualitas. AutoCAD adalah software yang fleksibel, saking fleksibelnya terkadang banyak yang menggunakan AutoCAD sekedarnya saja, yang penting gambar jadi. gambar yang asal jadi itu akan menimbulkan masalah di kemudian hari apabila desain semakin kompleks dan dibutuhkan untuk revisi. apalagi jika harus bekerja dengan orang lain, Makin ruwet saja mengelola gambar yang asal jadi itu. saya juga kadang merasa geram ketika harus bekerja dan melanjutkan file orang lain yang serba tidak sesuai standart. apa saja sih kesalahan yang umum di lakukan oleh pengguna AutoCAD. mari kita bahas satu persatu.

kesalahan pengguna autocad

1. Tidak menggunakan Block

Menggunakan block di AutoCAD itu sangat penting apalagi jika kita menemui objek yang serupa. Block adalah tool terbaik untuk mengelompokkan objek. Block sangat mempermudah kita melakukan modifikasi seperti copy, move dan sebagainya. jika kita mempunyai objek serupa yang dijadikan block, dan diperlukan untuk memodifikasi. hal itu tentu sangat sangat menghemat waktu, karena satu block di modif block lainnya yang serupa juga akan ikut berubah. bayangkan jika kita harus melanjutkan gambar yang sama sekali tidak menggunakan block. selain menseleksi objeknya yang sulit juga akan sangat memakan jika terjadi perubahan karena harus mengeditnya satu-persatu.

2. Membuat objek yang bertumpuk

saya sering menerima file AutoCAD yang objeknya bertumpuk, entah gimana cara kerjanya sampai bisa bertumpuk seperti itu. ketika saya erase, trim kok masih ada objek lain. yang paling mengganggu dari objek bertumpuk ialah ketika melakukan SNAP. sulit mencari mana SNAP yang kita mau.

3. Gambar tidak sesuai standart

Gambar yang sesuai Standart akan mempermudah bekerja dengan tim, ataupun dengan perusahaan lain. bayangkan jika anda mendapat gambar dari perusahaan lain dan antara file satu dengan yang lainnya berbeda, tidak standart. tentunya ini akan terlihat buruk bagi perusahaan tersebut. ini gambar dari perusahaan itu atau di asongin ke perorangan. 😀

4. Objek gambar berada di Layer 0 Semua

Penggunaan layer ketika menggambar di AutoCAD adalah wajib hukumnya. bayangkan jika anda menerima gambar yang kompleks namun objek tersebut berada pada layer 0 semua apalagi jika masih by layer. gambar terlihat putih semua akan sulit sekali melihat itu garis apa. dan akan sulit sekali jika ingin freeze atau on/of layer karena semua gambar ada pada satu layer.

5. Tidak menggunakan Template

Template tak hanya mempercepat ketika kita menggambar baru tapi Template juga menjaga standard yang kita tetapkan. Selain itu, juga menjaga supaya file tetap efisien. Kontra dari penggunaan template adalah membuka file yang sudah ada, dan dirasa sudah sesuai standardnya, lalu di save as, dan dihapus objek yang tidak perlu.

6. Megedit teks dimensi

Saya pernah juga mendapati gambar yang ternyata dimensinya textnya diedit. Hal ini memang disediakan agar lebih fleksibel saat membuat dimensi. Namun sayangnya ada beberapa yang memanfaatkannya saat gambarnya tidak presisi. Daripada memperbaiki gambarnya, dia mengedit teks dimensi agar terlihat presisi

7. Menskala objek dan menggunakan Dim Scale Factor

masih sering saya menemui drafter yang tidak menggunakan layout ketika ploting jadi mereka menggambar dan mengatur skala di model. jika ada perbedaan Skala dalam satu gambar, Objeknya yang mereka skala dan dimensinya dimanipulasi dengan menggunakan Dimension Scale Factor. hal ini tentunya sangat tidak efektif karena banyak membuang waktu apalagi jika gambar semakin banyak dan kompleks, kita harus menskala satu persatu dan memanipulasi dimensinya satu persatu. akan lebih rapi dan cepat apabila kita menggunakan layout, kita hanya perlu menggambar semua objek dengan skala 1:1 lalu jika ingin mengatur skala gambar baru kita gunakan viewport pada layout. cukup beberapa kali klik, skala pada satu gambar bisa di buat berbeda dengan mudah. bahkan jika kita mau mendetailkan satu gambar, kita tidak perlu repot menggambar ulang gambar tersebut, cukup gunakan viewport dan perbesar skalanya. cukup mudah bukan?.

Kesimpulan dari yang saya bahas di atas adalah ketika kita menggambar jangan hanya berfikir gambar selesai saja, kita harus membuat gambar kita juga mudah di revisi. seringkali kita bekerja tidak sendirian. Jika anda membutuhkan tenaga drafter yang berpengalaman atau Jasa gambar AutoCAD silahkan klik disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s